Skip to main content

Tanaman Obat : BUNGA MATAHARI

Tanaman Obat 
BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus Linn.) 


Uraian : 
Merupakan herba yang umurnya pendek, kurang dari setahun, tegak, berbulu, tinggi 1- 3 meter, ditanam pada halaman dan taman-taman yang cukup mendapat sinar matahari, dan biasanya digunakan sebagai tanaman hias. Termasuk tanaman berbatang basah, daun tunggal berbentuk jantung, bunga besar/bunga cawan, dengan mahkota berbentuk pita disepanjang tepi cawan, berwarna kuning, dan di tengahnya terdapat bunga-bunga yang kecil berbentuk tabung, warnanya coklat. 
Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati : 
  1. Bunga : Tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi, nyeri, lambung, radang payudara, sulit melahirkan. 
  2. Biji : Tidak nafsu makan, lesu, disentri berdarah, merangsang pengeluaran rash (kemerahan) pada campak, sakit kepala. 
  3. Akar : Infeksi saluran kencing, radang saluran nafas, batuk rejan, keputihan. 
  4. Daun : Malaria. Sumsum dari batang dan dasar bunga : kanker lambung, kanker esophagus dan malignant mole. Juga untuk nyeri lambung, buang air kemih sukar dan nyeri, nyeri buang air kemih pada batu saluran kencing, air kemih berdarah dan air kemih berlemak. 
Komposisi Kandungan kimia : 
  1. Bunga : quercimeritrin, helianthoside A,B,C, oleanolic acid, echinocystic acid. 
  2. Biji : beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4¬ benzopyrene. Dalam 100 g minyak biji bunga matahari: Lemak total: 100, lemak jenuh: 9,8: lemak tidak jenuh: Oleat 11.7 dan linoleat 72.9.

Comments

Popular posts from this blog

INGGU/Godong Minggu (Ruta angustifolia [L.] Pers.)

INGGU  (R uta angustifolia [L.] Pers.) Nama Lokal : Inggu (Sunda); godong minggu (Jawa); aruda (Sumatera); anruda busu (Makasar). Uraian : Inggu berasal dari Eropa Selatan dan Afrika Utara. Di Jawa, tumbuhan yang dapat menimbulkan iritasi lokal ini sering ditanam di kebun pada daerah pegunungan sampai ketinggian 1.000 m eter dpl . Merupakan terna, tumbuh tegak, tinggi mencapai 1,5 meter, b atang berkayu, silindris, ramping. Percabangan banyak, lemah, seluruh bagian bila diremas berbau tidak sedap. Daun majemuk menyirip ganda, letaknya berseling, dengan anak daun lanset atau bulat telur sungsang, pan gkal menyempit, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan tidak jelas, panjang 8-20 mm, lebar 2-6 mm, - warnanya hijau muda. Bunga majemuk dala m malai rata, keluar di ujung ranting, dengan mahkota berbentuk m angkok warna, kuning terang. Buah kecil, lonjong, terbagi menjadi 4-5 kotak, warnanya coklat. Biji kecil berbentuk ginjal, warnanya hitam. Di Eropa dikenal sebag...

Herbal untuk mengobati Asma

Tanaman Obat dan Penggunaannya ASMA      Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak nafas, batuk dan mengi yang disebabkan oleh penyempitan saluran nafas.      Adapun penyebab asma adalah alergi seperti debu, kecoa maupun serbuk sari, cuaca, olahraga, uap dari berbagai bahan kimia, rokok atau memasak dengan kayu bakar, infeksi pernafasan, dan emosi, seperti tertawa, menangis dan stress.           Sementara gejala asma adalah nafas yang berbunyi (bengek), nafas pendek yang biasa hanya terjadi ketika sedang berolahraga, rasa sesak didada, dan batuk-batuk hanya pada malam hari. Resep 1 Bahan : 1 kerat kulit pohon asam 3 gelas air Cara mengolah :

Tanaman Obat : Tanaman KAYU PUTIH

Tanaman Obat KAYU PUTIH (Meialeuca leucadendra L.) Nama Lokal : Gelam (Sunda, Jawa); ghelam (Madura); inggolom (Batak); gelam, kayu gelang, kayu putih (Melayu); bru galang, waru gelang , (Sulawesi); nggielak, ngelak (Roti); lren, sakelan (Piru); irano (Amahai); ai kelane (Hila); irono (Haruku); ilano (Nusa Laut S aparuna), elan (Buru). Uraian : Kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali setelah terjadi kebakaran. Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 meter dpl, dapat tumbuh di dekat pantai di belakang hutan bakau, di tanah berawa, atau membentuk hutan kecil di tanah kering sampai basah. Pohon tinggi 10-20 meter, kulit batangnya berlapis-lapis, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan. Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung kebawah. Daun tunggal, agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun berbentuk joron...

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner