Skip to main content

Posts

Tanaman Obat : BUNGA MATAHARI

Tanaman Obat  BUNGA MATAHARI ( Helianthus annuus Linn .)  Uraian :  Merupakan herba yang umurnya pendek, kurang dari setahun, tegak, berbulu, tinggi 1- 3 meter, ditanam pada halaman dan taman-taman yang cukup mendapat sinar matahari, dan biasanya digunakan sebagai tanaman hias. Termasuk tanaman berbatang basah, daun tunggal berbentuk jantung, bunga besar/bunga cawan, dengan mahkota berbentuk pita disepanjang tepi cawan, berwarna kuning, dan di tengahnya terdapat bunga-bunga yang kecil berbentuk tabung, warnanya coklat.  Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati :  Bunga : Tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi, nyeri, lambung, radang payudara, sulit melahirkan.  Biji : Tidak nafsu makan, lesu, disentri berdarah, merangsang pengeluaran rash (kemerahan) pada campak, sakit kepala.  Akar : Infeksi saluran kencing, radang saluran nafas, batuk rejan, keputihan.  Daun : Ma...

Tanaman Obat : BUNGA KENOP

Tanaman Obat BUNGA KENOP ( Gomphrena globose Linn.)  Nama Lokal :  Bunga kenop, kembang puter, ratnapakaja (Indonesia); adas-¬adasan, gundul (Jawa), taimantulu (Gorontalo).  Uraian :  Merupakan herba tahunan, tinggi 60 cm atau lebih, berambut. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari sampai setinggi lebih kurang 1400 m. dari permukaan laut, berasal dari Amerika dan Asia. Batang hijau kemerahan, berambut, membesar pada ruas percabangan, Daun duduk berhadapan, bertangkai, bentuk daun bulat telur sungsang sampai memanjang, dengan panjang 5-10 cm, lebar 2-5 cm, ujung meruncing warna hijau berambut kasar di bagian atas dan halus di bagian bawah, warna rambut putih. Bunga bentuk bonggol, warna merah tua keungu-unguan, seperti bola.  Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati :  Asma, radang saluran napas akut, batuk rejan, radang mata, sakit kepala, panas pada anak, disentri.  Ko...

Tanaman Obat : BUNGA TELENG

Tanaman Obat BUNGA TELENG ( Clitoria ternatea L. )  Nama lokal :  Melayu: bunga biru, Sunda: kembang telang, Jawa: kembang teleng, Makasar: bunga talang; Bugis: bunga temen raleng, Halmahera: bisi, Ternate: sejamagulele  Uraian :  Habitus: Semak, menjalar, panjang 3-5 m. Batang: membelit, masif, permukaan beralur, hijau. Daunnya majemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung tumpul, pangkal meruncing, panjang 4-9 cm, lebar 2-4 cm, tangkai silindris, panjang 4-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan berbulu, hijau. Bunganya majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai silindris, berwarna hijau, kelopak bentuk corong, panjang 1,5-2,5 cm, hijau kekuningan, tangkai benang sari berlekatan membentuk tabung, putih, kepala sari bulat, kuning, tangkai putik silindris, kepala putik bulat, hijau, mahkota bentuk kupu-kupu, ungu. Buah berbentuk polong, panjang 7-14 cm, bertangkai pendek, masih muda hijau setelah tua hitam. Bijinya berbentuk ginjal, masih muda hijau setel...

Tanaman Obat : BUAH NONA

Tanaman Obat  BUAH NONA ( Annona reticulata L. )  Nama Lokal :  Buwah nona, buah nona kapri, jambu nona. Serba rabsa (Aceh); buwah unah (Lampung); manowa, nona (Sunda); kanowa, kemulwa, kluwa (Jawa); buwah nyonya (Ambon). Nama simplisia : annonae reticulatae semen; biji buah nona. Annonae reticulatae folium; daun buah nona.  Uraian :  Pohon atau perdu, tinggi 3-7 meter, semua bagian jika diremas berbau kuat. Daun memanjang sampai bentuk lanset, 9-30 kali 3,5-7 cm, cukup lemas, tepi rata. Bunga dalarn karangan yang pendek, berbunga 2-10. Daun kelopak waktu kuncup tersusun secara katup, segitiga kecil, pada pangkalnya bersatu. Daun mahkota terluar berdaging sangat tebal, 2-3 cm panjangnya, dari dalam putih kekuningan, dengan pangkal berongga akhirnya ungu. Daun mahkota yang dalam sangat kecil. Dasar bunga meninggi. Benang sari banyak, putih. Penghubung ruang sari di atas ruang sari melebar, dan menutup ruangnya. Bakal buah banyak. Kepala putik boleh d...

Tanaman Obat : BROTOWALI

Tanaman Obat  BROTOWALI ( Tinospora crispa (L.) Miers.hen jin t )  Nama Lokal :  Antawali, bratawali, putrawali, daun gadel (Jawa); andawali (Sunda), antawali (Bali).  Uraian :  Merupakan tumbuhan liar di hutan, ladang atau ditanam dihalaman dekat pagar. Biasa ditanam sebagai tumbuhan obat. Menyukai tempat panas, termasuk perdu, memanjat, tinggi batang sampai 2,5 meter. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7-12 cm, lebar 5-10 cm. Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan cara stek.  Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati :  Reumatik arthritis, reumatik sendi pinggul, memar, demam, merangsang nafsu makan, demam kuning, kencing manis.  Komposisi :  Kandungan kimia : Alkaloid, daunar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, harsa,...

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner