Skip to main content

Posts

Tanaman Obat : TEBU

Tanaman Obat TEBU (Sacharum officinarum, Linn.) Nama Lokal : Tebu (Indonesia), tebu, rosan (Jawa); tiwu (Sunda); tebhu (Madura); tebu, isepan (Bali); teubee (Aceh); tewu (Nias, Flores); atihu (Ambon); tebu (Lampung). Uraian : Tebu berkembangbiak di daerah beriklim udara sedang sampai panas. Tebu cocok pada daerah yang mempunyai ketinggian tanah 1-1300 meter dpl. Setiap jenis tebu memiliki ukuran batang serta warna yang berlainan. Tebu termasuk tumbuhan berbiji tunggal. Tinggi tebu berkisar 2-4 meter. Batang pohon tebu terdiri dari banyak ruas yang setiap ruasnya dibatasi oleh buku-buku sebagai tempat duduknya daun. Bentuk daun tebu berwujud h elaian dengan pelepah. Panjang daun dapat mencapai panjang 1- 2 meter dan lebar 4-8 cm dengan permukaan kasar dan berbulu. Aka rn ya berbentuk serabut. Khasiat untuk kesehatan : Meredakan jantung berdebar, sakit panas, batuk. Komposisi : Kandungan kimia : batang tebu mengandung air gula yang berka d ar sampai 20%.

Tanaman Obat : TASBEH

Tanaman Obat TASBEH (Canna indica L.) Nama Lokal : Sumatera: hosbe (Batak), Jawa: ganyong wana, sebe, sebeh, tasbeh, ganyol leuweung (Sunda), kembang gedang, puspa midra. Nama simplisia Cannae indicae Rhizoma (rimpang tasbeh), Cannae indicae Flos (bunga tasbeh). Uraian : Tanaman tasbeh dapat tumbuh liar di hutan dan pegunungan. Seringkali ditemukan sebagai tanaman hias di pekarangan atau di taman-taman. Tasbeh atau sering disebut bunga kana berasal dari Amerika tropis dan bisa ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 meter dpl. Tumbuh subur di tempat terbuka atau sedikit terlindung dari sinar matahari. Te rn a tahunan ini tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 2 meter, mempunyai rimpang tebal seperti umbi . Daun tunggal, bulat telur memanjang, bertangkai pendek menjadi pelepah, ujung dan pangkal runcing, menyirip jelas, wa rn anya hijau atau merah tengguli , berlilin, panjang 25 - ­70 cm, lebar 8-21 cm. Bunga majemuk, muncul terminal, tersusun dalam rangkai...

Tanaman Obat : TAPAK LIMAN

Tanaman Obat TAPAK LIMAN (Elephantopus scaber L.) Nama Lokal : Tapak liman (Indonesia); tutup bumi (Sumatera); balagaduk, jukut cancang, tapak liman (Sunda); tampak liman, tapak tangan, talpak tana (Madura). Uraian : Tanaman ini dapat tumbuh liar di lapangan rumput, pematang, kadang-kadang ditemukan jumlah banyak, terdapat di dataran rendah sampai dengan 1.200 meter dpl. Merupakan terna tahunan, tegak, berambut, dengan akar yang besar, tinggi 10-80 cm, batang kaku berambut panjang dan rapat, bercabang dan beralur. Daun tunggal berku m pul di bawah membentuk roset, berbulu, bentuk daun jorong, bundar telur m emanjang, tepi melekuk dan bergerigi tumpul. Panjang daun 10-18 cm, lebar 3­5 cm. Daun pada percabangan jarang dan kecil, dengan panjang 3-9 cm, lebar 1-3 cm. Bunga bentuk bonggol, banyak, warna ungu. Khasiat untuk kesehatan : Influenza, demam, peradangan amandel, radang tenggorokan, radang mata, disentri, diare, gigitan ular, sakit kuning, memperbaiki fungsi ha...

Tanaman Obat : TAPAK DARA

Tanaman Obat TAPAK DARA (Chtarantus roseus (L.) G. Don) Nama Lokal : Tapak dara (Indonesia); kembang sari Cina (Jawa); kembang tembaga beureum (Sunda). Uraian : Tapak dara banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapak dara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 cm ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau dipedesaan beriklim tropis. Tapak dara memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Bungannya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tapak dara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji. Khasiat untuk kesehatan : Diabetes, hipertensi, leukemia, asma, bronkhitis, demam, radang perut, disentr...

Tanaman Obat : SRIKAYA

Tanaman Obat SRIKAYA (Annona squamosa L.) Nama Lokal : Nama daerah Sumatera : delima bmtang, serba b in tang, sa ri kaya, seraikaya. Jawa: sarikaya, srikaya, serkaya, surikaya, srikawis, sarkaja, serakaja, sirikaja. Kalimantan: sarikaya. Nusa Tenggara: sirkaya, srikaya, garoso, ata. Sulawesi: atis soe walanda, sirikaya, sirikaja, perse, atis, delima srikaya, srikaya. Maluku: atisi, hirikaya, atis. Nama simplisia Squamosae Semen (biji srikaya), Squamosae Folium (daun srikaya). Uraian : Perdu sampai pohon, berumah satu, berkelam in banci, tinggi 2 - ­7 m. Batang gilik, percabangan simpodial, ujung rebah, kulit batang coklat muda. Daun tunggal, berseling, helaian bentuk elips memanjang sampai bentuk lanset, ujung tumpul, sampai merunci ng pendek, panjang 6-17 cm, lebar 2,5-7,5 cm, tepi rata, gundul, hijau mengkilat. Bunga tunggal, dalam berkas, 1-2 berhadapan atau di samping daun. Daun kelopak segitiga, waktu kuncup bersambung seperti katup, kecil. Mahkota daun mahkota s...

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner